10/24/2011

Capturing Tacit Knowledge (Penyerapan Pengetahuan)

 
Pengetahuan
  1. Pengetahuan yang kita miliki sudah pasti berasal dari luar diri kita
  2. Semua manusia yang terlahir dari rahim seorang ibu, pastinya suci,dan begitu pula otaknya, yakni masih belum banyak input
  3. Seiring dengan berjalannya waktu, manusia terus mengalami berbagai macam proses, kejadian, dan situasi yang berbeda-beda
  4. Manusia-manusia tersebut terus mendapatkan inputan, serta pengetahuan, terlepas pengetahuan itu baik atau buruk
Penyerapan Pengetahuan (Knowledge Capture)
Suatu proses yang merupakan hasil pemikiran seorang pakar sehingga pengalaman dapat ditangkap dengan baik.
Dalam menghasilkan Manajemen pengetahuan, seorang pembuat atau pembangun aplikasi manajemen pengetahuan bekerjasama dengan pakar yang bersangkutan untuk menterjemahkan ke aplikasi yang sudah terprogram 

Beberapa Cara Dalam Memperoleh Pengetahuan

  1. Pengamatan Di Tempat : Yakni suatu proses interpretasi, dan merekam kelakuan suatu penyelesaian masalah di suatu lokasi.
  2. Brainstorming(bertukar pikiran) : Merupakan sebuah pendekatan terhadap suatu pemecahan untuk sebuah permasalahan, secara tidak terstruktur. Pada kehidupan sehari-hari, proses ini dapat digambarkan ketika kita bercerita terhadap orang lain, dan mendapatkan masukan dan saran dari orang tersebut.
  3. Electronic Brainstorming : Pendekatan yang menggunakan komputer untuk bertukar pikiran dengan banyak pakar dalam satu waktu Kegiatan ini dapat dilakukan dengan suatu Confrence pada sebuah virtual office dengan lebih dari satu pakar dalam satu waktu. Biasanya proses ini diawali dengan suatu proses perencanaan untuk mengidentifikasi sasaran, tujuan dan struktur agenda dari proses ini.
  4. Pengambilan Keputusan Secara Mufakat : Membuat suatu keputusan terbaik melalui suatu keputusan dan kesepakatan bersama. Proses seperti ini memungkinkan proses penyaluran pengetahuan lebih optimal, dikarenakan adanya alasan-alasan yang bermunculan ketika mencari suatu solusi, maka user yang terlibat akan mendapatkan pengetahuan, seiring statement yang diutarakan oleh para pakar
  5. Repertory Grid : Seorang pakar dilihat sebagai seorang ilmuwan yang mengkategorikan suatu masalah menggunakan model dari expert itu sendiri. Dengan begitu ketika suatu kelompok melakukan diskusi, dengan lebih dari satu pakar, maka tiap-tiap pakar mempunyai kemungkinan memodelkan suatu permasalahan secara berbeda atau tak sama. Grid digunakan untuk menangkap dan mengevaluasi pemodelan permasalahan yang dilakukan pakar
  6. Delphi Method(Metode Delphi)  : Merupakan salah satu metode survey seorang pakar untuk mendapatkan solusi dari sebuah permasalahan, biasanya pakar menggunakan quisioner yang diberikan untuk pakar lainnya untuk menyatukan tanggapan guna menye-lesaikan suatu permasalahan yang sulit
  7. Concept Mapping(Kumpulan Konsep) : Merupakan sebuah kumpulan konsep yang mengandung cabang dan mata rantai. Cabang merepresentasikan suatu konsep dan mata rantai merepresentasikan hubungan antar konsep. Cara ini merupakan salah satu jalan yang efektif untuk suatu kelompok agar berfungsi tanpa kehilangan kepribadiannya masing-masing

Hakekat, Defenisi, Dan Konteks Komunikasi Antarmanusia

 
Hakekat Komunikasi
Proses komunikasi pada hakekatnya adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain (komunikan).
Pikiran bisa merupakan gagasan, informasi, opini, dan lain-lain yang muncul dari benaknya. Perasaan bisa berupa keyakinan, kepastian, keragu-raguan, kekhawatiran, kemarahan, keberanian, kegairahan, dan sebagainya yang timbul dari lubuk hati.
 
Defenisi Komunikasi
Istilah komunikasi berpangkal pada perkataan Latin Communis yang artinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih.
Komunikasi juga berasal dari akar kata dalam bahasa Latin Communicio, artinya membagi (Cangara, 2002:18)

Komunikasi (Terminologi) : -  Komunikasi sebagai tindakan satu arah
-    Komunikasi sebagai interaksi
-    Komunikasi sebagai transaksi        

PROSES KOMUNIKASI PERSPEKTIF PSIKOLOGIS
Proses komunikasi ini berlangsung pada diri peserta komunikasi (komunikator dan komunikan) dan lazimnya disebut proses encoding dan decoding. 
           
Encoding yaitu yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang. Ini dilakukan oleh komunikator. Sedangkan decoding adalah   Pengawasan, yaitu proses di mana komunikan menetapkan makna pada lambang yang disampaikan oleh komunikator kepadanya.

PROSES KOMUNIKASI PERSPEKTIF MEKANISTIS
Proses komunikasi ini berlangsung ketika komunikator mengoperkan lambang (lisan atau tulisan) dan ditangkapoleh idera komunikan. Proses komunikasi  dalam perspektif mekanistis ini dibedakan menjadi:
       Proses komunikasi primer, yaitu proses penyampaian pikiran oleh komunikator kepada komunikan dengan menggunakan lambang (simbol) sebagai media atau saluran. Lambang di sini biasanya adalah bahasa atau kial (gesture), yaitu gerak anggota tubuh, gambar, warna, dan sebagainya.
       Proses komunikasi sekunder, yaitu proses penyampaian pesan oleh komunikatore kepada komunikan dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah menggunakan lambang sebagaimana pada komunikasi primer. Media kedua ini diantaranya, surat, telepon, pengeras suara, surat kabar, radio, dan televisi.
       Proses komunikasi linier. Linier berarti lurus. Artinya, proses penyampaian pesan  oleh komunikator kepada komunikan sebagai titik terminal. Komunikasi jenis ini  bisa berlangsung dalam situasi tatap muka (face-to-face communication) maupun bermedia (mediated communication).
       Proses komunikasi sirkuler, yaitu komunikasi yang bersifat timbal balik, di dalamnya ada feed-back (umpan balik) yang saling dipertukarkan.

Apa itu Domain Bisnis ?


Sebenarnya sebuah peluang bisnis yang cukup menjanjikan untuk memperoleh hasil yang besar melalui internet.
Salah satu hal terpenting dari bisnis ini adalah kepekaan kita melihat peluang juga seberapa besar fokus yang kita arahkan agar sukses dalam bisnis ini.
Terdapat beberapa kategori bisnis domain yang bisa kita coba dalami, seperti diantaranya :

1. Nama Domain
Nama domain adalah bisnis yang sangat menggiurkan, mengingat bisnis ini berfokus lebih pada URL nama domain tersebut.
Bisa kita ambil contoh, misalnya sekarang lagi heboh-heboh tentang gadget keluaran Apple, kita darat mengincar untuk membeli domain-domain yang berhubungan dengan ipad tersebut. Misalnya saja apple-ipad.com, dan masih banyak lagi.
Jangan kaget jika mereka yang merasa mendapat nama domain terbaik dari produk tersebut, berani menjual domain tersebut hingga ratusan juta.
Resiko bisnis nama domain ini adalah jikalau sampai terjadi tuntutan atas pihak pemilik produk tersebut yang kurang senang atas nama domain tersebut yang mencatut nama produk dia.

2. Domain Page Rank (PR)
Domain PR biasanya di minati mereka yang bermain di bisnis text link maupun paid review, yang sangat tergantung pada domain PR ini.
Domain ini biasanya adalah domain yang sudah mati dan tidak di perpanjang lagi oleh pemiliknya, sehingga di beli oleh pihak yang berbisnis di bidang ini untuk di jual kembali dengan mengambil keuntungan tentunya.

3. Domain Berisi
Domain berisi adalah domain yang boleh dikatakan sudah matang karena sudah seperti web pada umumnya karena telah memiliki isi dan di jual kepada orang-orang yang berminat.
Pembeli domain ini biasanya mereka yang memiliki kepentingan tertentu dalam bisnis mereka.
Harga domain berisi ini biasanya bervariasi, tergantung seberapa bagus statistik yang berhasil di bangun sehingga terlihat kematangannya.
Nah dari bisnis jualan domain diatas, jika anda berminat dan seriusi, mungkin darat menjadi satu peluang bisnis yang bagus. Hanya saja di perlukan modal usaha untuk memperolehnya dulu, serta kerja keras mengelolanya.
Untuk penjualan sendiri, bisa kita lakukan via forum, maupun melalui web-web yang menyediakan jasa jual beli domain semisal flippa.com.